Kamis, 11 Agustus 2016

Cincin Pernikahan

CINCIN PERNIKAHAN

Cincin Pernikahan
Cincin Pernikahan
Cincin pernikahan Adalah salah satu simbol didalam pernikahan menurut tradisi kristen barat. Pertukaran cincin pernikahan di dalam prosesi pernikahan dilakukan pada saat pengucapan komitmen kedua mempelai untuk menjalani kehidupan bersama. Meskipun demikian, cincin pernikahan simbol utama sebab yang terpenting adalah pengucapan komitmen antara kedua mempelai tersebut. Pertukaran cincin pernikahan tersebut adalah simbol sekunder yang boleh di tiadakan.

Sejarah Cincin Pernikahan 

Pemberian cincin semula berasal dari upacara pertunangan Romawi sejak abad pertama masehi. Upacara pertunangan tersebut berisi pernyataan tentang janji untuk menikah pada masa depan. Pada masa itu keterlibatan tradisi setempat masih kuat di dalam kekristenan ( kaum Nasrani) yang tengah berkembang sehingga banyak unsur-unsur tradisi setempat yang masuk kedalam ritus pernikahan Nasrani. Salah satu tradisi Romawi yang masuk kedalam ritus pernikahan Nasrani adalah prosesi pertukaran cincin pernikahan. Di dalam suatu garis besar tata pernikahan yang di buat di gereja pada abad ke-9, prosesi pemasangan cincin dalam pernikahan telah tercantum di dalamnya.
Di dalam abad ke-10 dan ke-11 terdapat penambahan di dalam prosesi pemasangan cincin, yaitu pemasangan cincin disertai dengan pemberian berkat pada cincin.
Mempelai pria memasangkan cincin kepada mempelai wanita seraya berkata,"Dia (menyebutkan nama mempelai perempuan) yang mengenakan cincin ini boleh berada di dalam damai, kehidupan, bertumbuh di dalam kasih, dan dikaruniakan umur panjang."
Dengan demikian seolah-olah cincin memiliki makna dalam pernikahan sebagaimana konsekrasi roti dan anggur dalam Ekaristi Gereja-gereja Ortodoks Timur mempertahankan prosesi pertukaran cincin, seperti pertukaran janji dan cincin di ruang depan. Dengan demikian, jikalau pada abad ke-10 dan ke-11 cincin menjadi simbol berkat, maka pada gereja-gereja Ortodoks Timur, cincin menjadi simbol ikatan kedua mempelai melalui janji pernikahan.

Fungsi Cincin Pernikahan

Fungsi Cincin Pernikahan adalah berfungsi menghadirkan masa lalu pada masa kini.Dengan demikian, melalui cincin pernikahan pasangan suami-istri dapat mengingat cinta yang terjalin dan makna pernikahan yang telah mereka jalani. Cincin pernikahan tidak menjamin cinta dan kesetiaan suami-istri, namun cincin pernikahan menjadi simbol yang senantiasa mengingatkan dan membahasakan kerinduan mereka untuk selalu memperdalam cinta kepada pasangannya.Secara populer ada makna-makna lain yang diberikan kepada cincin pernikahan, misalnya sebagai penanda akan status pemakainya selaku suami-istri, atau perlambang ikatan pernikahan yang tiada akhirnya seperti bentuk cincin yang bulat dan tak berujung.